ni dapat melayani penerbangan komersial sesuai ketentuan keselamatan dan slot yang berlaku.
Terobosan ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi jemaah, maskapai, dan efisiensi penyelenggaraan haji.
Pemerintah masih menyusun petunjuk teknis bersama otoritas penerbangan serta maskapai agar pelaksanaannya berjalan tertib.
Koordinasi lintas lembaga
Kementerian terkait akan memastikan aspek imigrasi, bagasi, dan jadwal kepulangan jemaah tidak terganggu. Evaluasi dilakukan setelah fase pemulangan pertama.